Entri Populer

Selasa, 08 Februari 2011

semoga ini adalah keikhlasan . .



KARENA Allah...

 
jika benar aku mencintai mu karena Allah,
maka engkau...
tidak untuk kumiliki
tapi untuk menyertai
tidak untuk sebuah kriteria
tapi untuk sebuah cita-cita

tidak harus selalu diawali dengan perasaan,
karena perasaan akan hadir seiring perjalanan

mencintai karena Allah bukan berarti engkau hanya rela "memiliki" nya
namun engkaupun rela "melepaskan" nya
bukan untuk sebuah idealisme
tapi sebagai tanda bukti bahwa Ridho Allah yang kita harapkan

aku memang mencintainya.
tapi akupun tak ingin menjadi "benalu" dalam hatinya
sehingga aku menjadi "ilah" selain Allah dalam hatinya

aku tak ingin...orang yang aku cintai,
menjadi alat setan untuk menjerumuskan dirikubegitu pula dirinya...
ku tak ingin kehadiranku dalam hatinya menjadi perangkap untuk merusak hatinya

memang..
aku sangat berharap bahwa dirinya dapat menyertai perjalanan hidupku..
menyertaiku dalam mengabdi pada Allah dan RosulNya
menggores masa dengan pengabdian
mengukir waktu dengan perjuangan

wahai diri..
jika memang kau mencintainya karena Allah
cintailah dia dengan cara yang benar
cintailah dia pada saat yang tepat

Ya Robb..
aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan

Ya Robb..
jika dia memang jiwa yang telah Kau pilihkan untuku,
berikanlah kami jalan dan petunjuk
jika dia memang takdir bagi ku
pantaskanlah dia untuku dan pantaskanlah diriku untuknya

Ya Robb..
aku memilihnya karena sebuah keyakinan
aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya
aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya
aku terima dirinya dengan seluruh apa yang telah Engkau berikan untuknya

Ya Robb..
jika ada dua pilihan dan diantaranya adalah dia,
tentu aku akan memilihnya
jika ada sepuluh pilhan dan diantaranya adalah dia,
tentu aku akan memilihnya
jika ada seratus pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya

dan...
jika hanya ada satu pilihan,
dan tidak ada dia dalam pilihan itu...
maka aku pun akan menerimanya sebagai pemberian terbaik dari Mu...

aku tidak akan memaksakan diriku untuk memilihnya
karena Engkaulah yang Maha Mengetahui
karena Engkaulah yang Menciptakanku
karena Engkaulah yang Memelihara diriku

Ya Robb...
jika dengan menutup cinta ini yang menjadikan Mu Ridlo kepadaku
jika dengan mengorbankan perasaan ini Engkau menyelamatkanku di saat manusia tergelincir di jembatan ash shirot

maka aku serahkan cinta ini untuk Mu..sebagai wujud bakti ku pada Mu sebagai wujud syukurku pada Mu

Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qolbi 'ala diinik..

aku yakin bahwa tidak ada Ketetapan Mu yang salah
aku yakin bahwa semua Kehendak Mu sangat terukur

buatlah aku mencintai pilihan yang Kau berikan
buatlah aku setia pada pilihan yang Kau berikan
buatlah aku menyayangi pada pilihan yang Kau amanahkan

Ya Robb..dengan segala Kekuasaan Mu
dengan segala Kekuatan Mu
dengan segala Keagungan Mu

Hamba mohon pada Mu,
kuatkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa sempit
tenangkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa berat
sesungguhnya hanya dengan Pertolongan Mu lah,
diri ini bisa menjalani semua ketentuan Mu.

Ya Robb buatlah diriku mencintai Mu lebih dari segala makhluk yang telah Engkau Ciptakan
Ya Robb buatlah diriku mencintai Rosul saw, karena Engkau pun mencintai nya (saw)

inilah isi hatiku, inilah harapanku, inilah keyakinanku...

aku tidak hanya mencintaimu..
tapi aku ingin mencintaimu karena Alloh
aku ingin mencintaimu dengan cara yang benar
aku ingin Alloh Ridlo dg cinta ini

tak usah khawatir jika engkau adalah Qudrah dan Irodah Nya
karena semuanya pasti akan terwujud,
hanya waktu yang akan menjadi saksi kekuasaan Nya
tak usah memaksakan jika dia memang bukan untuk diriku
karena pasti aku bukan yang terbaik untuk mu

sehebat apapun cinta ini...
tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita,
saat matahari hanya satu hasta di atas ubun2 kita

karena yang terbaik adalah...
kita menjaga perasaan dan keyakinan ini dengan sebersih-bersih ketauhidan
kita  diwafatkan bersama hamba-hamba yang berbakti
hamba-hamba yang mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya untuk Tuhan nya

semoga Alloh mempertemukan kita kembali disatu tempat...
dimana para abid melihat Robb-nya dengan penuh keridloan dan kebahagiaan
kulakukan semua ini, karena aku mencintaimu karena Alloh swt

by: unknown

Subhanallah !
Semoga kita juga bisa mencintai dan dicintai kerana DIA . Amin ya rabb . .



Senin, 07 Februari 2011

mencintai Mu . .

Aku hanya seorang musafir dibumi Mu
Berilah aku petunjuk
Agar tak tersesat di persinggahan ini
Agar aku tak terbuai dengan keindahan yang menipu
Rabbi . .
Hebatnya dunia memperdaya
Dengan topeng keindahannya mencabik-cabik jiwa
Yang tentram dalam cinta Mu
Rabbi . .
Engkaulah cinta di atas cinta
Izinkanlah aku bersama cinta Mu itu
Mereguk ketenangan dalam sujudku
Rabbi . .
Jangan biarkan dunia ini
Memalingkan aku dari cinta Mu
Jadikanlah cinta Mu itu
Jauh lebih kucintai dari seluruh isi semesta
Jadikanlah kebahgiaan bersama Mu
Lebih aku inginkan di atas segala keindahan langit dan bumi
Rabbi . . Rabbi . . izinkanlah aku mencintai Mu lagi, lagi dan lagi . .

Sabtu, 05 Februari 2011

menjadi hamba Mu . .


Rabbi..
ku ingin jadi sebenar-benar hamba buatMu
ku mahu jadi hamba yang Kau redhai
ku takut jadi makhlukMu yang merugi
yang hidup dalam kesia-siaan

namun . . seringkali . .
iman yang ringkih ini
membuatku terjebak dalam nafsu
jiwa yang kerdil ini
membuatku tak mampu jelajahi rimba dunia

ya Rabbi . .
cahayakan hati yang kian meredup
kuatkan langkah menapaki jalanMu
dampingi diri yang rapuh ini . .
karena ku tak sanggup jika harus sendiri tanpaMu

ya Rabbi . .
izinkan aku bersama rahimMu
mendengar bisikMu di sudut-sudut hati
selamatkanlah aku wahai Rabbku
dari dunia yang merampas cintaku untukMu
jadikanlah kebersamaanku denganMu
lebih aku sukai dari seluruh isi semesta
izinkanlah ya Rabbi . .

Jumat, 04 Februari 2011

~.: o5o22o11's Quote :.~



“Bila Allah membuat alam dan makhluk serba memusingkanmu, sungguh itu suatu panggilan agar kau cari ketenangan pada kebersamaan dengan-Nya.

Bila Dia memberi musibah, Dia ingin engkau kembali kepada-Nya dengan pasrah dan berserah.

Bila Dia memberimu ujian, Dia ingin engkau mencari-Nya untuk meminta pertolongan.

Bila Dia memberimu kesempitan, Dia ingin engkau kembali kepada-Nya untuk mencari kelapangan.”

(Imam Ibn Atha’illah As-Sakandari)

sahabat . . bersyukurlah untuk kesulitanmu !

Sahabatku, Sekali-kali cobalah BERTERIMA KASIH kepada orang-orang yang telah nenyusahkan anda karena sebenarnya mereka memang ''diutus'' oleh Sang Maha Ada tiada lain untuk MEMBANTU ANDA.

Pula kepada kondisi yang menyusahkan, keadaan yang mencemaskan, ataupun pada situasi yang menyedihkan. Sesungguhnya semua itu tiada lain dikirimkan-Nya tiada lain demi MENYEMPURNAKAN DIRI ANDA.

Pengemudi yang ugal-ugalan, orang yang jahat,
orang yang sewenang-wenang adalah
Peluang untuk MEMBENTUK Kesabaran.

Penghasilan yang Pas-pasan adalah
peluang untuk MENUMBUHKAN RASA SYUKUR.

Suasana yang Ribut dan Gaduh adalah
Peluang untuk MENUMBUHKAN KONSENTRASI.

Orang-orang yang TAK TAHU BERTERIMA KASIH adalah
Peluang untuk Menumbuhkan PERASAAN KASIH Tanpa Syarat.

Orang-orang yang MENYAKITI Anda adalah
Peluang untuk MENUMBUHKAN Kualitas RELA MEMAAFKAN.

Sebagai penutup ada baiknya kita renungkan ungkapan berikut ini:

    ''Aku memohon Kekuatan dan
    Tuhan memberiku Kesulitan-kesulitan untuk Membuatku KUAT.

    Aku memohon Kebijaksanaan dan
    Tuhan memberiku Masalah untuk Diselesaikan.

    Aku memohon Kemakmuran dan
    Tuhan memberiku TUBUH dan OTAK untuk Bekerja.

    Aku memohon Keberanian dan
    Tuhan memberiku berbagai BAHAYA untuk aku Atasi.

    Aku memohon Cinta dan
    Tuhan memberiku Orang-orang yang Bermasalah untuk Aku Bantu.

    Aku memohon Berkah Karunia dan
    Tuhan memberiku berbagai Kesempatan tuk Berbakti.

    Aku Tidak Memperoleh Apapun yang Aku Inginkan,
    tetapi Aku MENDAPATKAN Apapun yang Aku BUTUHKAN.''

(Oleh Kamila Vyndarti)
___________________________________

Sahabatku, sebelum terlelap di malam ini
Yuk kita berdoa, tidak saja demi semua keinginan yang kita impikan,
akan tetapi juga,,,
Demi segala pemahaman akan karunia yang telah diberikan.

Salam Damai Penuh Cinta
iNspirasi taQwa

cinta itu . . . AMANAH !

Bismillahirrahmanirrahim.....
Mana mungkin manusia biasa seperti saya terlepas dari cinta. Cinta adalah fitrah buat manusia. Cinta juga adalah satu anugerah yang amat bernilai dari Allah yang maha esa kepada hambanya. Kerana cinta itu begitu indah dan ia sukar dilafazkan dengan kata-kata, ramai yang cuba membuat kesimpulan apakah makna sebenar cinta.
Saya kurang faham makna sebenar cinta, saya kurang jelas mengenainya. Namun saya cuba mencari jawapan, saya cuba membuat kesimpulan berdasarkan pengalaman sendiri. Sebenarnya cinta itu memiliki sifat-sifatnya yang tersendiri. Cinta tidak semestinya hanya kepada seorang insan bernama kekasih. Tetapi cinta itu merangkumi seluruh kehidupan. Dan dari pengamatan saya, cinta itu sebenarnya adalah..

Amanah Dari Allah

Ya, cinta itu adalah amanah! Bukan nafsu, bukan kehendak dan bukan juga hak yang perlu dituntut. Apabila jatuh cinta kepada seseorang, kita rasa seolah-olah kita memerlukannya. Kita mahu memilikinya, kita mahu dia mendampingi kita dan kita mahu cinta yang kita harapkan itu terbalas. Tidak salah mahu mendampingi orang yang disayangi, tidak salah mahu memiliki hati dan kasih sayang mereka. Namun bukan itu yang lebih utama, kerana orang yang kita cinta belum tentu mencintai kita, orang yang kita suka belum tentu menyukai kita. Jadi dengan rasa cinta yang diamanahkan oleh Allah kepada kita ini, kita hulurkanlah apa saja yang terbaik buat mereka. Jika dapat memikat hatinya, Alhamdulillah. Tetapi jika tidak, usahlah mengungkit dan berdendam.
Cinta itu adalah amanah dan tanggungjawab! Apabila disebutkan sebagai tanggungjawab, ia bermakna kita perlu memberi, namun tidak semestinya menerima. Lindungi mereka, sayangi mereka, kasihi dan berikan yang terbaik kepada mereka,  sentiasa hadir ketika mereka memerlukan tanpa mengharapkan sebarang balasan melainkan redha dari pemberi amanah (Allah) semata-mata.
Keikhlasan Yang Menipu
Ada pepatah menyatakan “Cinta itu adalah dua jiwa menjadi satu!”. Lalu sesetengah orang yang cintanya tidak terbalas mula mempersoalkan qada dan qadar yang telah ditetapkan oleh Allah kepadanya seperti:
Kenapa cinta aku tidak terbalas?
Apa salah aku?
Apa kekurangan aku?
Kenapa dia tidak menerima cinta aku?
Aku sangat ikhlas mencintainya, kenapa dia buat aku begini?
Ramai orang yang bercinta sentiasa mengaku bahawa dirinya ikhlasmencintai seseorang. Namun pada hakikatnya mereka sedang menipu diri sendiri! Apakah sebenarnya maksud ikhlas? Jika sekadar rasa cinta yang jujur kepada seseorang, itu bukan ikhlas.
Ikhlas ialah melakukan sesuatu kerana Allah, tanpa mengharapkan balasan daripada manusia. Tidak nampak keikhlasan seseorang sehinggalah dia disakiti dan apabila dia tidak dapat apa yang diinginkannya.  Mereka berkata bahawa mereka ikhlas dalam bercinta, tetapi apabila ditinggalkan mereka mula mengungkit, mula bercerita satu dunia bahawa keihklasan mereka dikhianati.
Aku ikhlas mencintaimu, namun apakah yang telah kau lakukan kepadaku?
Ayat-ayat seperti ini mula diukirkan dalam hati mereka. Disebut-sebut dan diulang-ulang supaya ramai orang bersimpati dengan mereka. Supaya ramai orang merasakan dirinya benar dan orang yang menolak cintanya itu telah melampau.
Cinta itu adalah amanah. Selain dari amanah untuk menyayangi, merindui dan mengasihi, ia juga merupakan amanah untuk kita sentiasa meredhaiapa yang ditentukan oleh Allah yang esa! Tidak kira samada baik ataupun buruk. Tidak kira samada bersatu ataupun berpisah. Tanggungjawab kita ialah mencintai atau menunaikan amanah yang telah dikurniakan oleh Allah semata-mata. Samada orang yang kita cintai itu menerimanya atau tidak itu bergantung kepada qada dan qadar Allah semata-mata.
Kaitan Cinta Dengan Amanah
Mari kita susuli kenapa cinta yang dianugerahkan oleh Allah itu sebenar-sebenarnya adalah amanah:
  1. Kita diwajibkan atau diamanahkan mencintai Allah melebihi segala-galanya dalam dunia ini. Selepas itu kita perlu mencintai Rasulullah melebihi cinta kita kepada diri sendiri. Samada kita suka atau tidak, kita akur ataupun ingkar, itulah amanah/cinta pertama yang perlu kita lakukan.
  2. Mencintai, menyayangi dan mengasihi ibu bapa juga adalah amanah dari Allah. Kita perlu berbuat baik kepada mereka, mentaati mereka, sentiasa berdoa dan menghormati mereka.
  3. Apabila Allah temukan kita dengan seseorang yang kita cintai, kita bertanggungjawab untuk tidak mengkhianatinya, jaga kehormatannya, khabarkan kepadanya tentang cinta Allah dan tidak mengharapkan sebarang balasan melainkan kehendak untuk bersama (kahwin) demi menunju cinta Allah. Jika tidak dapat bersama kita tidak akan melukakan hatinya dan tidak akan memutuskan tali persahabatan dengannya. Inilah cinta, inilah amanah!
  4. Apabila mencintai wanita/lelaki yang belum halal, kita tidak boleh keluar berdua-duaan dengannya, tidak boleh bermanja-manja, berkasihan seperti pasangan yang telah berkahwin, tidak boleh bersentuhan dan tidak boleh melihat aurat masing-masing. Pergilah melamar dan satukan dengan ikatan perkahwinan, jika tidak dapat bersama, redhalah dengan ketentuan-Nya. Kita telah melakukan tanggungjawab kita, selebihnya bergantung kepada qada dan qadar dari Allah. Ini adalah amanah, ini adalah cinta yang benar!
  5. Mencintai alam semesta. Allah berfirman di dalam Al-Quran “Manusia akan menghancurkan dunia ini dengan tangan-tangan mereka sendiri.” Sebagai manusia kita perlu mencintai alam ciptaan Allah, bukan menghancurkannya. Tetapi sikap rakus manusia yang tidak amanah dalam menjaga alam kurniaan Allah ini telah menghancurkan dunia ini sedikit demi sedikit.
Mungkin terdapat banyak lagi contoh yang boleh dinyatakan. Namun saya rasa cukuplah sekadar itu sahaja untuk kali ini. Mari sama-sama kita menghayati makna sebenar cinta. Sesungguhnya cinta yang ditolak bukanlah suatu penyiksaan dari manusia tetapi ujian dari Allah. Kita perlu amanah dalam mencintai diri sendiri, usah biarlah diri hancur dimusnahkan dengan cinta manusia yang bersifat sementara. InsyaAllah..
Wallahualam....

Senin, 24 Januari 2011

Rab Ne Bana Di Jodi

sebelumnya...ini bukan sinopsisnya film india 'rab ne bana di jodi' y. kebetulan aja konsep film itu agak2 mirip ma artikel yang akan dibahas sekarang. isinya tentang persepsi sebenar soal jodoh. 'rab ne bana di jodi' dalam bahasa hindustan berarti pasangan yang Digariskan Tuhan. so, bagaimana sebenarnya Allah as tuhan kita memilih seseorang itu sebagai pasangan/jodoh kita ?  evet ! Kisah berikut untuk mereka yang sudah menikah, yang baru saja menikah, dan yang sedang mencari . . cekidot ==>

------------------------------------------------


Bertahun-tahun yang lalu, Aku berdoa kepada Tuhan untuk memberikan pasangan hidup, "Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab. Tidak hanya Aku meminta kepada Tuhan, Aku menjelaskan kriteria pasangan yang kuinginkan. Aku menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian. Aku bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini kuimpikan. Sejalan dengan berlalunya waktu, Aku menambahkan daftar kriteria yang kuinginkan dalam pasanganku. 

Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hatiku," Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan. " Aku bertanya, "Mengapa Tuhan?" dan Ia menjawab, " Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar." " Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu?" " Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskannya kepada-Mu, Adalah suatu ketidak adilan dan ketidak benaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam, seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak..." Kemudian Ia berkata kepadaku, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu. 

Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah - suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan salingmenyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan
yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat tumbuh bersamamu."

Dan d antara tanda2 kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakn utkmu istri2mu dari jenismu sndri (manusia), supaya kamu cenderung dan merasa tentram kpdnya, dan d jdkn-Nya d antaramu rasa ksh dan syg. Ssngghny pd yg demikian itu benar2 trdpt tanda2 bagi kaum yg brpikir.
( QS : Ar-Rum : 21
)
untuk itu....mari MENJADI sebelum MENCARI. semoga kita Dipertemukan dengan yang tepat dan pada waktunya yang tepat. wallahu a'lam.